Mencoba Membuat Radio Streaming
Percobaan pertama saya hari ini dalam membuat radio streaming ahamdulillah berhasil. Anda fans berat Rhoma Irama, dapat mendengarkannya di : http://suarasoneta.listen2myradio.com/
sebelum kamu menceraikanku, boponglah aku…
Pada hari pernikahanku, aku membopong istriku. Mobil pengantin berhenti didepan flat kami yang cuma berkamar satu. Sahabat-sahabatku menyuruhku untuk membopongnya begitu keluar dari mobil. Jadi kubopong ia memasuki rumah kami. Ia kelihatan malu-malu. Aku adalah seorang pengantin pria yang sangat bahagia. Ini adalah kejadian 10 tahun yang lalu.
Hari-hari selanjutnya berlalu demikian simpel seperti secangkir air bening. Kami mempunyai seorang anak, saya terjun ke dunia usaha dan berusaha untuk menghasilkan banyak uang. Begitu kemakmuran meningkat, jalinan kasih diantara kami pun semakin surut. Ia adalah pegawai sipil. Setiap pagi kami berangkat kerja bersama-sama dan sampai dirumah juga pada waktu yang bersamaan. Perkawinan kami kelihatan bahagia. Tapi ketenangan hidup berubah dipengaruhi oleh perubahan yang tidak kusangka-sangka.
Nina hadir dalam kehidupanku. Waktu itu adalah hari yang cerah. Aku berdiri di balkon dengan Nina yang sedang merangkulku. Hatiku sekali lagi terbenam dalam aliran cintanya. Ini adalah apartment yang kubelikan untuknya.
Nina berkata , “Kamu adalah jenis pria terbaik yang menarik para gadis”
Kata-katanya tiba-tiba mengingatkanku pada istriku. Ketika kami baru menikah, istriku pernah berkata, “Pria sepertimu,begitu sukses, akan menjadi sangat menarik bagi para gadis”.
Berpikir tentang ini, aku menjadi ragu-ragu. Aku tahu kalo aku telah menghianati istriku. Tapi aku tidak sanggup menghentikannya. Aku melepaskan tangan Nina dan berkata, “Kamu harus pergi membeli beberapa perabot, O.K.?.Aku ada sedikit urusan dikantor”.
Kelihatan ia jadi tidak senang karena aku telah berjanji menemaninya. Pada saat tersebut, ide perceraian menjadi semakin jelas dipikiranku walaupun kelihatan tidak mungkin. Bagaimanapun, aku merasa sangat sulit untuk membicarakan hal ini pada istriku. Walau bagaimanapun ku jelaskan, ia pasti akan sangat terluka. Sejujurnya, ia adalah seorang istri yang baik. Setiap malam ia sibuk menyiapkan makan malam. Aku duduk santai didepan TV.
Makan malam segera tersedia. Lalu kami akan menonton TV sama-sama. Atau aku akan menghidupkan komputer, membayangkan tubuh Nina. Ini adalah hiburan bagiku.
Suatu hari aku berbicara dalam guyon, “Seandainya kita bercerai, apa yang akan kau lakukan? “
Ia menatap padaku selama beberapa detik tanpa bersuara. Kenyataannya ia percaya bahwa perceraian adalah sesuatu yang sangat jauh darinya. Aku tidak bisa membayangkan bagaimana ia akan menghadapi kenyataan jika tahu bahwa aku serius.
Ketika istriku mengunjungi kantorku, Nina baru saja keluar dari ruanganku. Hampir seluruh staff menatap istriku dengan mata penuh simpati dan berusaha untuk menyembunyikan segala sesuatu selama berbicara dengan ia. Ia kelihatan sedikit kecurigaan.
Ia berusaha tersenyum pada bawahan-bawahanku. Tapi aku membaca ada kelukaan di matanya.
Sekali lagi, Nina berkata padaku, ” He , ceraikan ia, O.K.? Lalu kita akan hidup bersama”.
Aku mengangguk. Aku tahu aku tidak boleh ragu-ragu lagi.
Ketika malam itu istriku menyiapkan makan malam, ku pegang tangannya, “Ada sesuatu yang harus kukatakan”
Ia duduk diam dan makan tanpa bersuara. Sekali lagi aku melihat ada luka dimatanya. Tiba-tiba aku tidak tahu harus berkata apa. Tapi ia tahu kalo aku terus berpikir. “Aku ingin bercerai”, ku ungkapkan topik ini dengan serius tapi tenang. Ia seperti tidak terpengaruh oleh kata- kataku, tapi ia bertanya secara lembut, “kenapa?, Aku serius”. Aku menghindari pertanyaannya. Jawaban ini membuat ia sangat marah. Ia melemparkan sumpit dan berteriak kepadaku, “Kamu bukan laki-laki!”. Pada malam itu, kami sekali saling membisu. Ia sedang menangis. Aku tahu kalau ia ingin tahu apa yang telah terjadi dengan perkawinan kami. Tapi aku tidak bisa memberikan jawaban yang memuaskan sebab hatiku telah dibawa pergi oleh Nina.
Dengan perasaan yang amat bersalah, Aku menuliskan surat perceraian dimana istriku memperoleh rumah, mobil dan 30% saham dari perusahaanku. Ia memandangnya sekilas dan mengoyaknya jadi beberapa bagian. Aku merasakan sakit dalam hati. Wanita yang telah 10 tahun hidup bersamaku sekarang menjadi seorang yang asing dalam hidupku. Tapi aku tidak bisa mengembalikan apa yang telah kuucapkan.
Akhirnya ia menangis dengan keras didepanku, dimana hal tersebut tidak pernah kulihat sebelumnya.
Bagiku, tangisannya merupakan suatu pembebasan untukku. Ide perceraian telah menghantuiku dalam beberapa minggu ini dan sekarang sungguh-sungguh telah terjadi.
Pada larut malam, aku kembali ke rumah setelah menemui klienku. Aku melihat ia sedang menulis sesuatu. Karena capek aku segera ketiduran. Ketika aku terbangun tengah malam, aku melihat ia masih menulis. Aku tertidur kembali.
Ia menuliskan syarat-syarat dari perceraiannya. Ia tidak menginginkan apapun dariku, tapi aku harus memberikan waktu sebulan sebelum menceraikannya, dan dalam waktu sebulan itu kami harus hidup bersama seperti biasanya.
Alasannya sangat sederhana: Anak kami akan segera menyelesaikan pendidikannya dan liburannya adalah sebulan lagi dan ia tidak ingin anak kami melihat kehancuran rumah tangga kami.
Ia menyerahkan persyaratan tersebut dan bertanya, ” Apakah kamu masih ingat bagaimana aku memasuki rumah kita ketika pada hari Pernikahan kita?”
Pertanyaan ini tiba-tiba mengembalikan beberapa kenangan indah kepadaku. Aku mengangguk dan mengiyakan. “Kamu membopongku dilenganmu”, katanya,
“Jadi aku punya sebuah permintaan, yaitu kamu akan tetap membopongku pada waktu perceraian kita. Dari sekarang sampai akhir bulan ini, setiap pagi kamu harus membopongku keluar dari kamar tidur ke pintu.”
Aku menerima dengan senyum. Aku tahu ia merindukan beberapa kenangan indah yang telah berlalu dan berharap perkawinannya diakhiri dengan suasana romantis.
Aku memberitahukan Nina soal syarat-syarat perceraian dari istriku. Ia tertawa keras dan berpikir itu tidak ada gunanya. “Bagaimanapun trik yang ia lakukan, ia harus menghadapi hasil dari perceraian ini”, ia mencemooh. Kata-katanya membuatku merasa tidak enak.
Istriku dan aku tidak mengadakan kontak badan lagi sejak kukatakan perceraian itu. Kami saling menganggap orang asing. Jadi ketika aku membopongnya dihari pertama, kami kelihatan salah tingkah. Anak kami menepuk punggung kami, “Wah, papa membopong mama, mesra sekali”
Kata-katanya membuatku merasa sakit..
Dari kamar tidur ke ruang duduk, lalu ke pintu, aku berjalan 10 meter dengan ia dalam lenganku. Ia memejamkan mata dan berkata dengan lembut, “Mari kitamulai hari ini,jangan memberitahukan pada anak kita”. Aku mengangguk, merasa sedikit bimbang.Aku melepaskan ia di pintu. Ia pergi menunggu bus, dan aku pergi kekantor.
Pada hari kedua, bagi kami terasa lebih mudah. Ia merebah di dadaku, kami begitu dekat sampai-sampai aku bisa mencium wangi dibajunya. Aku menyadari bahwa aku telah sangat lama tidak melihat dengan mesra wanita ini. Aku melihat bahwa ia tidak muda lagi, beberapa kerut tampak di wajahnya.
Pada hari ketiga, ia berbisik padaku, “Kebun diluar sedang dibongkar, hati-hati kalau kamu lewat sana”.
Hari keempat, ketika aku membangunkannya, aku merasa kalau kami masih mesra seperti sepasang suami istri dan aku masih membopong kekasihku dilenganku.
Bayangan Nina menjadi samar.
Pada hari kelima dan enam, ia masih mengingatkan aku beberapa hal, seperti, dimana ia telah menyimpan baju-bajuku yang telah ia setrika, aku harus hati-hati saat memasak, dll. Aku mengangguk. Perasaan kedekatan terasa semakin erat.
Aku tidak memberitahu Nina tentang ini.
Aku merasa begitu ringan membopongnya. Berharap setiap hari pergi ke kantor bisa membuatku semakin kuat. Aku berkata padanya, “Kelihatann ya tidaklah sulit membopongmu sekarang”
Ia sedang mencoba pakaiannya, aku sedang menunggu untuk membopongnya keluar. Ia berusaha mencoba beberapa tapi tidak bisa menemukan yang cocok. Lalu ia melihat, “Semua pakaianku kebesaran”.
Aku tersenyum. Tapi tiba-tiba aku menyadarinya sebab ia semakin kurus itu sebabnya aku bisa membopongnya dengan ringan bukan disebabkan aku semakin kuat. Aku tahu ia mengubur semua kesedihannya dalam hati. Sekali lagi, aku merasakan perasaan sakit. Tanpa sadar ku sentuh kepalanya.
Anak kami masuk pada saat tersebut. “Pa,sudah waktunya membopong mama keluar”
Baginya, melihat papanya sedang membopong mamanya keluar menjadi bagian yang penting. Ia memberikan isyarat agar anak kami mendekatinya dan merangkulnya dengan erat. Aku membalikkan wajah sebab aku takut aku akan berubah pikiran pada detik terakhir. Aku menyanggah ia dilenganku, berjalan dari kamar tidur, melewati ruang duduk ke teras. Tangannya memegangku secara lembut dan alami. Aku menyanggah badannya dengan kuat seperti kami kembali ke hari pernikahan kami. Tapi ia kelihatan agak pucat dan kurus, membuatku sedih.
Pada hari terakhir, ketika aku membopongnya dilenganku, aku melangkah dengan berat. Anak kami telah kembali ke sekolah. Ia berkata, “Sesungguhnya aku berharap kamu akan membopongku sampai kita tua”.
Aku memeluknya dengan kuat dan berkata, “Antara kita saling tidak menyadari bahwa kehidupan kita begitu mesra”.
Aku melompat turun dari mobil tanpa sempat menguncinya. Aku takut keterlambatan akan membuat pikiranku berubah.
Aku menaiki tangga.
Nina membuka pintu. Aku berkata padanya, ” Maaf Nin, Aku tidak ingin bercerai. Aku serius”.
Ia melihat kepadaku, kaget. Ia menyentuh dahiku. “Kamu tidak demam”. Kutepiskan tanganya dari dahiku “Maaf, Nina, Aku Cuma bisa bilang maaf padamu,Aku tidak ingin bercerai. Kehidupan rumah tanggaku membosankan disebabkan ia dan aku tidak bisa merasakan nilai-nilai dari kehidupan,bukan disebabkan kami tidak saling mencintai lagi. Sekarang aku mengerti sejak aku membopongnya masuk ke rumahku, ia telah melahirkan anakku. Aku akan menjaganya sampai tua. Jadi aku minta maaf padamu”
Nina tiba-tiba seperti tersadar. Ia memberikan tamparan keras kepadaku dan menutup pintu dengan kencang dan tangisannya meledak. Aku menuruni tangga dan pergi ke kantor. Dalam perjalanan aku melewati sebuah toko bunga, ku pesan sebuah buket bunga kesayangan istriku.
Penjual bertanya apa yang mesti ia tulis dalam kartu ucapan?
Aku tersenyum, dan menulis :
“Aku akan membopongmu setiap pagi sampai kita tua…”
dari sebuah mailinglist… semoga memberikan inspirasi
di penghujung waktu
sebuah penantian yang pastinya akan berujung pada satu titik, yang bisa jadi berlanjut menjadi garis-garis lurus kemudian. penantian dari sebuah pengabdian yang telah dilakukan setelah sekian lama.
setiap orang (mungkin) memiliki keinginan yang sama (baca : mirip), yakni sebuah pengakuan atas apa yang telah diberikan kepada profesi dan lembaga tempatnya bekerja.
dan itulah yang terjadi kepada saya saat ini. akankah berlanjut seperti apa yang telah terjadi selama ini, ataukah ada satu solusi lain yang lebih ‘fair’ dan menguntungkan kedua belah pihak. solusi yang tidak memberatkan salah satu fihak, namun juga membuat rasa nyaman bagi fihak yang lain.
sekali lagi saya tegaskan, hidup adalah pengabdian tiada henti selama itu baik dan bermanfaat bagi orang lain dan kelembagaan. namun itu bukan berarti kita mengesampingkan kebutuhan akan sebuah ‘pengakuan’ dari pengabdian itu sendiri, yang tujuannya hanyalah memberikan rasa ‘nyaman’ untuk terus mengabdi. tidak untuk gagah-gagahan, tidak untuk mengharap bertambahnya pundi-pundi setiap bulan. hanya rasa nyaman, itu saja.
dan itu yang terjadi pada saya saat ini. saya butuh ‘pengakuan’… sebuah pengakuan yang tulus, tanpa rasa keterpaksaan dan bisa diterima semua fihak. tapi, bila ‘pengakuan’ saja tak bisa terwujud, maka mungkinkah jalan lain yang harus saya tempuh? jawabnya adalah ya… saya akan mengambil jalan lain itu. saya akan sedikit keras akan hal yang satu ini, kali ini…
pengakuan sehingga titik itu akan menjadi garis lurus, atau jalan lain yang mengharuskan saya membuat titik lain yang saya teruskan menjadi sebuah garis baru yang betul-betul saya buat di satu lembar baru…
bismillahirrohmaanirrohim… kita tunggu saja nanti…
bahaya ‘ghibah’
ini adalah bahan kultum saya yang disampaikan di musholla rumah sakit islam fatimah banyuwangi. semoga bermanfaat.
Bismillahirrohmaanirrohiim
Assalamu’alaikum warohmatullohi wabarokatuh
Marilah kita sama-sama luruskan niat kita terlebih dahulu, bahwa kita berkumpul di majelis ini semata-mata dalam rangka mengharapkan ridho-Nya. Semoga puasa kita tahun ini diterima Allah SWT dan diberikan pahala berupa surgaNya yang kekal abadi, amin.
Bapak-bapak ibu-ibu yang saya hormati,
Terkadang kita berpikir bahwa kita sudah berusaha membebaskan diri dari makanan dan minuman yang haram, seperti makan daging babi, minum alkohol, mengkonsumsi darah dll. Tapi sungguh kadang dengan “ringan”nya kita seolah sedang memakan daging bangkai saudara kita sendiri. berapa daging bangkai? 1,2 atau 3 kali dalam sehari?
Kenapa?
Marilah kita simak firman Alloh dalam QS Al Hujurot ayat 12, yang artinya sebagai berikut:
Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan purba-sangka (kecurigaan), karena sebagian dari purba-sangka itu dosa. Dan janganlah mencari-cari keburukan orang dan janganlah menggunjingkan satu sama lain. Adakah seorang diantara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang.
Demikianlah, Alloh mengumpamakan antara menggunjing (ghibah) dengan orang yang memakan daging bangkai saudaranya sendiri.
Lalu Apakah ghibah itu ?
Ghibah adalah memperbincangkan seseorang dengan sesuatu yang jika hal itu didengar atau sampai ke telinganya, maka dia merasa tidak senang, baik itu mengenai badan, nasab, perilaku, perbuatan, ucapan atau dalam urusan agamanya, bahkan sampai pakaian yang dia kenakan, rumah tinggal, gaji yang didapatkan dan kendaraannya.
أَتَدْرُوْنَ مَاالْغِيْبَةُ؟ قَالُوْا: اللهَ وَرَسُوْلُهُ أَعْلَمُ، قَالَ: ذِكْرُكَ أَخَاكَ بِمَا يَكْرَهُ. قِيْلَ: أَفَرَأَيْتَ إِنْ كَانَ فِي أَخِيْ مَا أَقُوْلُ؟ قَالَ: إِنْ كَانَ فِيْهِ مَا تَقُوْلُ فَقَدِ اغْتَبْتَهُ وَإِنْ لَمْ يَكُنْ فِيْهِ مَا تَقُوْلُ فَقَدْ بَهَتَّهُ.
Artinya: “Apakah kalian mengetahui, apakah ghibah itu?” Mereka menjawab, “Allah dan RasulNya lebih mengetahui.” Beliau bersabda, “Kamu menyebutkan tentang saudaramu dengan sesuatu yang tidak disenanginya.” Dikatakan kepada beliau, “Bagaimana pendapatmu bila pada saudaraku memang benar ada yang aku ucapkan?” Beliau ber-sabda, “Jika pada dirinya benar ada yang kamu ucapkan, maka kamu telah melakukan ghibah terhadapnya, dan jika pada dirinya tidak terdapat sesuatu yang kamu ucapkan, maka kamu telah melakukan tuduhan dusta terhadapnya.” (HR. Muslim).
Dalam kitab al adzkar, Imam Nawawi memberikan definisi : ‘Ghibah, adalah menyebutkan hal-hal yang tidak disukai orang lain, baik berkaitan kondisi badan, agama, dunia, jiwa, perawakan, akhlak, harta, istri, pembantu, gaya ekspresi rasa senang, rasa duka dan sebagainya, baik dengan kata-kata yang gamblang, isyarat maupun kode. Adapun kalau sekedar membathin, belum bisa disebut ghibah, meskipun hal ini juga termasuk prasangka. Dalam QS Al Hujurat ayat 12 tadi disebutkan bahwa ber-prasangka pun kita sebaiknya berhati-hati, karena sebagian dari prasangka adalah dosa. Dalam hal ini adalah prasangka yang buruk (su’u dzon). Sebaliknya kita dianjurkan untuk selalu berkhusnudzon atau prasangka yang baik.
Di era sekarang ini, meng-ghibah dapat dilakukan dengan tulisan, sms, email, bahkan lewat bahasa tubuh-pun bisa. Dan yang paling nyata adalah melalui tayangan infotainment. Dan itulah sebabnya mengapa baru-baru ini MUI memfatwakan haram bagi acara infotainment, sebuah acara yang lebih banyak mudhorotnya daripada manfaatnya. Karena acara itu banyak membahas kehidupan selebriti yang seharusnya memang bukan untuk dikonsumsi oleh masyarakat luas.
Ghibah dikatakan mempunyai dosa ganda. Karena selain kita harus memohon ampun kepada Alloh, dan alloh maha pengampun atas dosa-dosa kita. Namun, kita juga harus meminta maaf kepada orang kita gunjing tersebut, ini yang terkadang menjadi sulit bagi diri kita. Apalagi jika yang kita gunjing jumlahnya banyak sekali, naudzubillahi min dzaalik.
Dalam Sebuah hadit dari abu hurairoh, nabi Muhammad SAW bersabda :
barangsiapa bersalah kepada saudaranya maka kita harus minta maaf kepada dia sebelum meninggal, karena jika tidak, maka amal kita akan dilimpahkan kepadanya, atau jika kita tak memiliki amal, maka amal buruk dia akan dilimpahkan kepada kita, (HR Bukhori Muslim). Na’udzubillahimindzaalik.
Lalu, apakah hukuman bagi orang ghibah?
Rasulullah SAW bersabda:
“Ketika saya diangkat (pada peristiwa isra’ mi’raj), maka saya melewati kaum yang memiliki kuku dari tembaga. Mereka mencakar wajah dan dada mereka. Saya bertanya, ‘Siapakah mereka wahai Jibril?’ Jibril menjawab, ‘Mereka adalah kaum yang memakan daging manusia (maksudnya melakukan ghibah), dan merusak kehormatan mereka’.” (HR. Abu Dawud).
Dalam hadits ini digambarkan dengan jelas bahwa Allah SWT menghukum orang yang melakukan ghibah. Mereka digambarkan sebagai orang yang memakan daging manusia. Di akhirat nanti, mereka mencakar wajah dan dada mereka.
Lalu, Apakah ghibah haram 100 persen?
Untuk beberapa kondisi, kita diperbolehkan untuk ber-ghibah, yaitu:
1. Orang yang mazhlum (teraniaya) boleh menceritakan dan mengadukan kezaliman orang yang menzhaliminya kepada seorang penguasa atau hakim atau kepada orang yang berwenang memutuskan suatu perkara dalam rangka menuntut haknya.
2. Meminta bantuan untuk menyingkirkan kemungkaran dan agar orang yang berbuat maksiat kembali ke jalan yang benar. Pembolehan ini dalam rangka isti’anah (minta tolong) untuk mencegah kemungkaran dan mengembalikan orang yang bermaksiat ke jalan yang hak. Selain itu ini juga merupakan kewajiban manusia untuk ber-amar ma’ruf nahi munkar. Setiap muslim harus saling bantu membantu menegakkan kebenaran dan meluruskan jalan orang-orang yang menyimpang dari hukum-hukum Allah, hingga nyata garis perbedaan antara yang haq dan yang bathil.
3. Istifta’ (meminta fatwa) akan sesuatu hal. Walaupun kita diperbolehkan menceritakan keburukan seseorang untuk meminta fatwa, untuk lebih berhati-hati, ada baiknya kita hanya menyebutkan keburukan orang lain sesuai yang ingin kita adukan, tidak lebih.
4. Memperingatkan kaum muslimin dari beberapa kejahatan contohnya: Apabila kita melihat seorang penuntut ilmu agama belajar kepada seseorang yang fasik atau ahli bid’ah dan kita khawatir terhadap bahaya yang akan menimpanya. Maka kita wajib menasehati dengan cara menjelaskan sifat dan keadaan guru tersebut dengan tujuan untuk kebaikan semata.
5. Menceritakan kepada khalayak tentang seseorang yang berbuat fasik atau bid’ah seperti, minum-minuman keras, menyita harta orang secara paksa, memungut pajak liar atau perkara-perkara bathil lainnya. Ketika menceritakan keburukan itu kita tidak boleh menambah-nambahinya dan sepanjang niat kita dalam melakukan hal itu hanya untuk kebaikan.
6. Bila seseorang telah dikenal dengan julukan si pincang, si pendek, si bisu, si buta, atau sebagainya, maka kita boleh memanggilnya dengan julukan di atas agar orang lain langsung mengerti. Tetapi jika tujuannya untuk menghina, maka haram hukumnya. Jika ia mempunyai nama lain yang lebih baik, maka lebih baik memanggilnya dengan nama lain tersebut.
Pelajaran yang dapat kita petik pada kesempatan kali ini adalah :
1. Kita seharusnya lebih berhati-hati dalam pergaulan yang menjurus kepada ghibah.
2. Apabila kita terlanjur melakukannya, minta maaflah kepada yang bersangkutan dan bertaubatlah kepada Allah SWT dengan sungguh-sungguh.
3. Jangan sekali-kali memanggil saudara kita dengan panggilan yang buruk.
Marilah kita jauhi dan kita tinggalkan ghibah, sembari mengharap ridlo Allah SWT, supaya kita dijauhkan dari hal-hal yang merupakan larangan dari-Nya. Perbanyaklah dzikir, sesungguhnya hal yang demikian itu lebih baik dan memperbanyak pahala. Semoga Bermanfaat.
Fastabiqul Khairat,
Wassalaamu alaikum warohmatullohi wabarokatuh
Disampaikan pada 24 agustus 2010
apapun bisa didapatkan dari internet
Jakarta – Pemilik pabrik sabu dan ekstasi di Kavling DKI Blok 7 No 19 Meruya, Kembangan, Jakarta Barat, Hartono, belajar membuat narkoba dari internet. ”Tersangka mempelajari cara membuat narkotika dari internet,” kata Kasat Narkoba Polres Jakarta Barat, Kompol Kristian Siagian, di lokasi penggerebekan narkoba, Kavling DKI Blok VII nomor 19, Kembangan, Jakarta Barat, Senin (12/7/2010). Dikatakan dia, bahan baku yang didapat Hartono masih dalam pengembangan. Kapolsek Kembangan AKP Tri Yulianto menambahkan, kegiatan tersangka tidak mencurigakan karena mengelabui warga dengan cara membuat tempat pengumpulan kardus bekas. Ketua RW setempat, Yaman, menuturkan Hartono mengontrak rumah itu sejak 2 tahun silam. “Waktu itu, dia mengajak kita syukuran usahanya. Kita juga mencurigai,” kata Yaman. (sumber:detik.com)
Yaaaaa….. begitulah cara orang untuk maju… belajar banyak hal dari internet. dari yang benar-benar usaha positif sampai yang nggak bener kayak berita diatas. hanya belajar dari internet coba, dia sudah bisa bikin narkoba… hebat khan??
internet, barang yang satu ini seakan sudah menjelma menjadi salah satu kebutuhan primer manusia di dunia. siapa yang nggak kenal internet? saat ini, dari presiden sampai tukang becak pasti bisa jawab pertanyaan : “apa sih internet itu”. nggak heran kalo indonesia menduduki urutan teratas dalam penggunaan facebook…. sering saya jumpai, tukang bangunan yang sibuk mengotak-atik handphonenya, ngapain coba? update status di facebook…. hingga ada yang bilang kalo sehari saja nggak update status, rasanya ada yang hilang…..
kalo baca-baca lagi sih sebenarnya internet dulunya adalah alat yang digunakan oleh badan intelejen amerika untuk pertahanan di negaranya. lama-kelamaan para ilmuan bisa menemukan kegunaan internet lebih dari sekedar masalah pertahanan negara. maka jadilah sosok internet menjadi seperti sekarang ini.
apapun bisa kita dapat dari internet, bahan untuk mengerjakan tugas sekolah (ini yang selalu menjadi alasan bagi anak-anak sekolah untuk berlama-lama di warnet), mencari teman baru di seluruh belahan dunia, mencari kawan lama, mencari resep masakan terbaru, melihat perkembangan mode pakaian, mencari ilmu agama, bahkan internet juga banyak digunakan untuk melepaskan syahwat…
kini tergantung kitalah… mau dibawa kemana internet ini… mau jadi baik silahkan… mau rusak juga nggak ada yang ngelarang. satu-satunya cara untuk membendung efek negatifnya adalah selalu mendekatkan diri kepada Yang Maha Kuasa…. selalu menanamkan ilmu agama kepada anak-anak kita…. semoga kita tidak tersesat di dunia maya yang penuh dengan godaan ini… amin….
final piala dunia 2010
malam ini semua mata dunia tertuju ke afrika… benua yang sebagian orang menyebutnya “benua hitam” ini menjadi ramai dibicarakan orang.. Belanda melawan Spanyol.
ada yang dukung Belanda, karena permainan dan kemenangannya melawan Brazil, bahkan ada yang nyeletuk “Belanda punya sejarah panjang dengan bangsa Indonesia karena selama 350 tahun “hidup bersama” bangsa kita.. jadi kita harus mendukungnya..” bagi pendukung Spanyol, mereka beralasan karena permainannya yang benar-benar bagus… sampe-sampe bapak presiden republik indonesia juga nonton bareng dan sempat memberikan prediksinya yang kayak-kayaknya dukung Belanda…
apapun nanti, kita sama-sama saksikan kedahsyatan permainan kedua tim malam ini….
Belanda, semoga kau berjaya dengan mengibarkan bendera merah putih birumu di langit afrika dan dunia….
udah ah.. mau nonton dulu…
updated 12 july jam 18.00
ternyata belanda kalah 0-1 dari spanyol…. ya sudahlah mau gimana lagi… hehehehe
mengapa harus bikin blog baru?
sebenarnya ini bukan blog saya yang pertama dan satu-satunya, karena sudah ada blog-blog yang pernah saya tulis lebih dulu. di blogger dot kom, saya pernah menulis blog yang sekarang saya lupa alamat dan passwordnya. di wordpress sebelumnya saya juga punya dua buah blog, drhandri dot wordpress dot kom dan drhandri dot kom. blog saya di drhandri dot wordpress dot kom malah pernah masuk dalam duapuluh blog dokter teraktif versi salah satu majalah kedokteran di indonesia. dan blog saya yang lain drhandri dot kom malah pernah ramai dibicarakan orang, karena tulisan saya yang dianggap provokasif dan menyimpang sehingga dianggap salah oleh salah satu kelompok profesi menghalangi profesinya. ada juga satu blog di wordpress yang khusus saya buat untuk keluarga saya, juga blog untuk rumah sakit tempat saya bekerja. dan semua itu sekarang “mangkrak”.
lalu mengapa saya harus membuat blog baru?
karena saya masih ingin belajar menulis, lebih pasnya mencurahkan uneg-uneg dan sukur-sukur bisa bermanfaat bagi orang lain. karena saya tidak ingin menuai protes karena tulisan saya yang dianggap provokatif itu oleh saudara saya yang lain. dan saya nggak ingin cari musuh di dunia maya maupun di dunia nyata. meski tulisan saya yang dulu itu tetap saya anggap wajar dan tidak provokatif. toh isi kepala manusia berbeda, jadi sah saja bila masih dianggap provokatif.
akhirnya, ini adalah blog baru saya yang lepas dari dunia medis saya, yang insya allah tidak bernada provokatif. cukuplah saya bercerita tentang dunia di sekeliling saya saja.
gedungpun bisa miring
masih ingat menara pisa di italia? menurut sejarah, menara ini dibangun dalam tiga tahap dalam jangka waktu 200 tahun. Pembangunan lantai pertama dari campanile yang berbatu marmer putih dimulai pada 9 Agustus 1173, yang merupakan era kesejahteraan dan kejayaan militer di italia. Lantai pertama ini dikelilingi oleh pilar dengan huruf klasik, yang mengarah miring terhadap lengkungan kerai.
Ada kontroversi mengenai identitas dari arsitek Menara Miring Pisa. Selama beberapa tahun lamanya desainer dipredikatkan kepada Guglielmo dan Bonanno Pisano, seorang seniman lokal terkemuka abad ke-12 di Pisa, yang populer oleh cetakan perunggunya, khususnya di dalam Pisa Duomo. Bonanno Pisano meninggalkan Pisa pada 1185 menuju ke Monreale, Sisilia, hanya untuk pulang kampung dan meninggal di kampung halamannya. Sarkofagus nya ditemukan di dasar menara pada tahun 1820.
nah, rupanya saat ini ada yang menyaingi keberadaan menara piring pisa, yaitu capital gate di abu dhabi. gedung ini sengaja dibangun miring melebihi kemiringan menara pisa. Dibangun dengan dana US$1,5 miliar, bangunan jangkung itu memiliki 160 tingkat dengan tinggi 800 meter. Dengan kemiringan 18 derajat, bangunan yang siap ditempati pada tahun depan ini memiliki tingkat 38. ”Ini adalah gedung unik dan mewah yang berbicara tentang masa depan keemiran,” ujar Sheikh Sultan Bin Tahnoon al Nahyan, Dirut Abu Dhabi National Exhibitions Company, pemilik gedung.
dan negara kitapun tak mau ketinggalan soal ini. anggota dpr kita menganggap gedung nusantara satu telah mengalami kemiringan sebesar tujuh derajat (???). jika dibandingkan dengan kemiringan menara pisa yang hanya tiga hingga empat derajat, dan kemiringan capital gate yang delapan belas derajat, berarti kemiringan gedung nusantara satu menempati peringkat kedua kemiringan gedung seluruh dunia saat ini…. ckckckckckck
Jakarta – Mantan Ketua DPR Agung Laksono mengaku baru tahu soal gedung wakil rakyat, tempat ia berkantor dulu, miring 7 derajat. Memang setelah terjadi gempa di Jakarta beberapa waktu lalu, dia memerintahkan sekjen DPR untuk meminta Kementerian Pekerjaan Umum mengaudit konstruksi gedung.
“Saya sendiri baru mendengar kalau ada kemiringan sampai 7 derajat. Kalau memang benar informasi itu, ya harus ada langkah-langkah penyelamatan,” kata Agung kepada wartawan usai jumpa pers soal Pilkada di kediamannya, Cipinang, Jakarta, Minggu (2/5/2010).
Menurut pria yang kini menjabat Menko Kesra ini, kalaupun kebijakan dari adanya kemiringan itu harus membangun gedung lain, Agung berharap masterplan dan pembangunannya tetap mempertahankan konsep hijau yang saat ini dimiliki DPR. Sebab, kata dia, dari kantor pemerintahan yang masih mempertahankan konsep hijau itu hanya DPR.
“Kalau harus ada pembangunan baru, tidak boleh sampai tumpang tidih dan sporadis pembangunannya. Tetapi harus dirancang betul bagaimana konsep kantor yang hijau masih bisa bertahan,” harapnya.
Namun, kata Agung, sebelum menjadi keputusan, pembangunan gedung baru yang diperkirakan akan menelan biaya sampai 1,8 trilun itu, dikaji secara serius dan mendalam. Jangan sampai karena minimnya informasi yang akurat dan terbuka, malah menimbulkan kecurigaan dan sak wasangka.
“Intinya, harus dilakukan audit yang serius apakah memang miring dan harus membangun baru. Lalu dijelaskan ke publik bahwa pembangunan untuk upaya menjaga keselamatan,” imbaunya.
Sebelumnya diberitakan, pembangunan gedung baru DPR menyusul miringnya Gedung Nusantara I direncanakan selama 3 tahun anggaran. Total biaya yang direncanakan untuk membangun itu ternyata mencapai Rp 1,8 triliun.
“Yang resmi diajukan Depkeu untuk tahun ini Rp 250 miliar. Rancangan totalnya Rp 1,8 triliun untuk tiga tahun anggaran,” ujar Ketua Badan Anggaran Hari Azhar Aziz kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (30/4/2010).
Menurut Hari, pada 3 Mei mendatang akan diadakan rapat antara Menkeu, Menko Perekonomian, Gubernur BI dan Bappenas membahas keuangan gedung berlantai 24 itu. Keputusan akhir akan diputuskan pada hari itu juga.
sumber : www.detik.com
sekarang terserah anda… kira-kira jika dibandingkan biaya yang dihabiskan saat membangun menara pisa, dan capital gate, akankah biaya pembangunan gedung pengganti gedung nusantara satu yang “miring tujuh derajat” mengalahkan dua gedung miring yang lain??
tragedi freedom flotilla mer-c minta relawan indonesia lakukan pemeriksaan toksikologi
Jakarta – Para relawan Indonesia yang telah kembali ke tanah air disarankan untuk melakukan pemeriksaan toksikologi. Itu penting, untuk melihat kemungkinan adanya racun yang mengendap ke dalam tubuh mereka.
“Hari ini saya mendapatkan laporan hasil pemeriksaan relawan Indonesia saat berada di Jordan (Jordania). Dan ternyata hasil pemeriksaan laboratorium relawan Indonesia tidak mencakup pemeriksaan toksikologi (pemeriksaan tentang bahan-bahan kimia yang berbahaya),” ujar Presidium Medical Emergency Rescue Comittee (MER-C) dr Joserizal Jurnalis SpOT.
Hal itu dikatakan Joserizal ketika dihubungi detikcom, Selasa (8/6/2010).
Lebih lanjut dia mengatakan, pemeriksaan itu tidak lain bertujuan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan terhadap kondisi para relawan ke depannya. Sebab, pada beberapa hari sebelumnya kesehatan relawan Turki sempat menurun akibat diduga terkontaminasi oleh racun.
“Kan di sana (selama di Israel-Jordania) banyak radiasi yang memungkinkan masuk ke tubuh. Sebaiknya lebih cepat dilakukan pemeriksaan. Kalau terjadi apa-apa kan bisa ditangani lebih cepat,” jelas dia.
Menurutnya, hasil laboratorium yang diterima menunjukkan para relawan hanya mendapat pemeriksaan umum. “Jadi kaya check up biasa gitu, misalnya pemeriksaan HB, lebih ke yang kondisi fisik,” katanya.
dikopi dari http://www.detik.com/
lebih baik sering-seringlah berburuk sangka kepada israel…







ceritamu